Alphabets Bookend

This is the last part for the “Alphabet” series. You can check out the first two parts here (for something delicious) and here (for drawing inspiration).

Ini bagian terakhir untuk seri “Alphabet”. Anda dapat melihat 2 postingan lainnya di sini (untuk resep) dan sini (untuk ilustrasi).

Do you collect books? How do you usually sort them? I love reading and have been purchasing books (okay, mostly manga) for more than 2 decades. Rather than arranging them based on genre, I sort my books alphabetically. Every letter starts from a new row on the shelf so there is always some space behind the last book for each letter. As the last few books often fall or got bent, I decided to make a bookend to hold them from falling. To find books easier (because some letters take more than 1 row, I make the bookends shaped in alphabets to mark which row has what books. They are made from cardboard so while they are not as sturdy as the common bookends, they do their job pretty well. Let’s get started!

Apakah anda sering membeli buku? Bagaimana cara anda menyusun buku-buku anda? Saya suka membaca dan rutin membeli buku selama lebih dari 20 tahun (banyakan komik sih). Saya selalu menyusun buku sesuai abjad dan membentu barisan baru di rak untuk setiap abjad (supaya tetap ada tempat sisa untuk huruf sebelumnya). Karena buku terakhir setiap huruf selalu jatuh atau terlipat, saya memutuskan untuk membuat sandaran buku dengan bentuk alfabet (kadang-kadang satu abjad bisa mengambil beberapa baris, sehingga lebih mudah dicari bila buku terakhir diberi tanda). Sandaran ini terbuat dari kertas karton, jadi mungkin tidak akan sekuat yang terbuat dari metal yang biasa dapat kita lihat di toko-toko tapi cukup kuat untuk menahan beberapa buku. Ayo dicoba!

Print out a large size alphabet on a piece of colored paper (or you can handdraw one!). The size of the alphabet is around 100mm wide and 150mm tall. From there, add a 100mm x 50mm rectangle at the bottom to make the base. We will need 2 pieces for each letter (one is the mirrored version of the other). Cut them out.

Cetak atau gambar satu huruf ukuran besar pada kertas berwarna. Ukuran hurufnya kira-kira 100mm (lebar) x 150mm (tinggi). Di bagian bawah huruf, tambahkan persegi panjang berukuran 100mm x 50mm untuk membuat alasnya. Kita akan membutuhkan 2 lembar untuk setia huruf (lembaran kedua adalah cetakan terbalik dari lembaran pertama). Gunting kedua huruf.

Paste the cut-out letters onto cardboards (I used cereal boxes) and cut them out again.

Rekatkan kedua huruf pada kertas karton (saya menggunakan kotak bekas sereal) dan gunting karton setelahnya.

Glue both letters together (cardboard sides facing each other) but leave the rectangular flaps hanging. Cut a 100mm x 100mm cardboard and glue the 2 flaps on the newly cut cardboard to make the stand.

Satukan kedua huruf dengan lem (kertas berwarna menghadap depan) tapi biarkan bawahnya (persegi panjang) menggantung. Gunting kertas karton berukuran 100mm x 100m dan rekat bagian bawah huruf yang tidak terekat tadi di atasnya untuk membuat hurufnya berdiri.

Place them at the end of the books and let’s continue with the rest of the alphabets!

Letakkan sandaran buku di samping buku terakhir dan mari lanjutkan lagi untuk huruf-huruf yang tersisa!

Thank you for reading. If you have any questions, please feel free to write on the comment box below or just shoot us an email (fromscratchindonesia@gmail.com). Hope to see you again soon!

The “Alphabet” series: