Egg Shell Mosaic

This is the last part for the “egg” series. You can check out the first two parts here (for something delicious) and here (for drawing inspiration).

Ini bagian terakhir untuk seri “egg”. Anda dapat melihat 2 postingan lainnya di sini (untuk resep) dan sini (untuk ilustrasi).

I love the idea of creating something new by upcycling old, unused or broken things. If the newly transformed item turns useful, that’s wonderful, but if not, there’s always something new learned in the process of experimentation. For our first ‘egg’ project, I was kinda undecided whether I want to try my hands on the egg shells or the egg cartons. In the end, I went with the former and decided to leave the later for a possible future project. For this project, we’ll need egg shells, glue, paint and pasting surface. Let’s get going.

Saya suka mendaur ulang barang-barang yang sudah tidak terpakai atau rusak untuk dibuat menjadi barang lain yang baru. Jika barang barunya berguna, maka saya telah berhasil mengurangi sampah, jika tidak, maka setidaknya itu dapat dijadikan pelajaran. Untuk tema ‘telur’ pertama kami, saya memutuskan untuk menggunakan cangkang telur setelah dilema memikirkan akan memakai cangkang telur atau karton tempat telur. Untuk craft ini, kita akan membutuhkan cangkang telur, lem, cat, dan permukaan untuk menempelkan mosaik kita. Ayo dicoba!

Start by drawing the desired shape on a piece of cloth or any surface you like.

Mulailah dengan menggambar bentuk yang diinginkan pada kain atau permukaan pilihan.

Gather the empty egg shells you’ve been collecting (or you can fry some eggs now). It’s better to have shells that are in ‘whole’ and not ‘chips’ condition.

Persiapkan cangkang telur yang telah anda kumpulkan (atau akan dikumpulkan mulai sekarang). Akan lebih baik bila cangkang telur masih dalam bentuk hampir utuh.

Paint the shell with your chosen color.
PS. I crushed the shell first before foolishly painting the chips one by one. Takes forever to paint and assemble later. Lesson learned!

Warnai cangkang dengan warna pilihan.
NB. Saya menghancurkan cangkang dan dan sempat berpikir untuk mewarnai serpihan cangkang satu per satu saat pertama kali melakukannya. Ini membutuhkan waktu yang sangat banyak.

The painted egg shells (please ignore the messy background).

Cangkang yang telah diwarnai (mohon jangan hiraukan meja yang berserakan).

First attempt: Crack the shell, apply glue on the chips and arrange them accordingly to the shape drawn.

Cara pertama: Hancurkan cangkang, beri lem pada serpihan, dan susun menurut bentuk gambar.

Result: No good. It was hard to fit the chips nicely. I had to cut some into really tiny pieces only to find them falling off later because the contact surface is too small.

Hasil: Tidak bekerja dengan baik. Pecahan cangkang sangat sulit untuk disesuaikan dengan bentuk gambar. Terlebih, pecahan yang terlalu kecil tidak dapat merekat dengan baik dikarenakan permukaan kontak terlalu kecil.

Second attempt: Smear the drawing with glue and crash the egg shell directly on top of the drawing. Push the cracked chips gently around with your finger so that the drawing is completely covered with egg shells. Let dry and cut off the unnecessary parts away later.

Cara kedua: Beri lem pada seluruh permukaan gambar dan hancurkan cangkang tepat di atas gambar. Susun pecahan secara perlahan dengan jari sampai seluruh gambar ditutupi cangkang telur. Biarkan kering dan potong bagian yang tidak diperlukan.

Result: It’s not perfect but it works okay. I use transparent nail polish on top to hold everything together and let it dry. Attach a magnet at the back if you would like to use it as fridge memo magnet or you can use it as pins, T-shirt hole cover, or make a bigger version for coaster. That’s it! We are done!

Hasil: Tidak dapat dibilang sempurna tapi lebih baik dari cara pertama. Saya melapisi bagian atasnya dengan pewarna kuku transparan supaya pecahan-pecahan lebih bertahan. Anda dapat menempelkan magnet untuk dijadikan magnet kulkas, sebagai hiasan paku payung, ataupun dapat dibuat lebih besar untuk dijadikan alas cangkir.

Thank you for reading and we hope to see you again. If you have any questions, please write on the comment box below or just shoot us an email (fromscratchindonesia@gmail.com).

The “egg” series: